Perkara Menghapus Rasialisme di Indonesia

perkara-menghapus-rasialisme-di-indonesia

Demonstrasi anti rasisme masih terus berlanjut dan meluas di lintas negara belakangan ini. Kasus George Floyd menjadi pemicu unjuk rasa yang menentang diskriminasi ras di beberapa negara. Kematian George sebagai warga keturunan Afrika - Amerika di tangan aparat polisi ini menjadi pemantik gerakan solidarisme dengan tujuan yang lebih besar yakni menghapus sentimen ras di tiap belahan dunia.

Upaya menyetop rasialisme ini didengungkan secara massal dengan turun ke jalan ataupun dengan memenuhi timeline media sosial. Tak sedikit, warganet Indonesia ikut merespon tindakan rasis yang terjadi di Amerika itu. Namun, dari sini, barangkali kejadian tersebut dapat menjadi momen untuk berkaca pada praktik diskriminasi ras yang masih terjadi di negara sendiri. Itu sebab, tagar #Papuanlivesmatter (hidup orang Papua penting) sempat muncul seiring tagar #Blacklivesmatter (hidup orang berkulit hitam penting) yang mendunia.

Bagaimana perjalanan upaya penghapusan rasialisme di Indonesia, kita obrolkan bareng: Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Choirul Anam dan Direktur Riset Setara Institute Halili Hasan.